Kamis, 29 September 2016 at Gedung Serbaguna Pancing
Hari ini adalah
moment yang mungkin setiap orang bilang yaa moment paling bahagia, kenapa
karena disinilah akhir dari penantian kita selama melakukan proses belajar
dalam bangku perkuliahan. Dimana orangtua kita hadir dan menyaksikan langsung
moment ini, hari dimana aku yang telah berjuang untuk masa depanku akhirnya
disaksikan oleh semuanya atas izin Allah swt, yaa ini sangat membuatku lelah.
Aku tau ini yang ku nanti selama ini, tetapi karena aku sudah lulus duluan kuliah S2 dipadang
beberapa bulan dan sudah berapa bulan juga wisuda kami ditunda dari bulan 5 ya
karena banyak faktor.
Ini lah moment yang membuat
aku izin beberapa hari untuk tidak mengikuti perkuliahan, yang sebenarnya
sangat rugi untuk ditinggalkan, apalagi aku sebagai pemakalah untung saja
dosennya mengerti aku dibolehkan untuk izin.
Aku pulang kampung pertama setelah aku kuliah dipadang, yaitu
tanggal 23 September 2016, aku izin pulang pada pelajaran statistik karena jam
2 siang busnya berangkat dan aku disuruh menunggu di simpang apa aku lupa pada
jam setengah 3, ternyata aku menunggu cukup lama kira-kira jam setengah 4 sore
busnya baru datang, syukurnya temanku mau menunggu sangat lama untuk keberangkatanku.
Aku tiba dimedan keesokan harinya, aku langsung menghadiri pesta sepupuku yang
menikah. Lumayan lelahlah…
Sampai dirumah aku sangat bahagia, tak ada satupun yang berubah aku
senang sekali, rindu sama keluarga dan kamarku akhirnyaaa bisa melepaskan rasa
letihku. Aku persiapkan diri untuk yudisiumku hari senin, 26 September 2016.
Aku mau tampil biasa saja, make up dan hijab dengan temanku dikontrakannya,
tempat biasa dimana lagi kalau enggak dirumah si imah heheh…
Selanjutnya, sebelum hariha wisuda aku sudah mempersiapkan
semuanya, aku tidur lebih awal agar bangun cepat. Aku bangun jam 3 pagi, dan
rasanya lelah saat yudisium kemaren
masih belum hilang, tetapi aku bangun dan bersiap-siap untuk mandi dan
make up.
Perias make up ku memang sengaja datang karena dari awal memang
sudah dipesan oleh bibikku, karena dia teman bibikku, sebenernya aku gak pernah
make up sama dia berhubung bibikku yang suruh ya sudahlah aku terima saja.
Tiba saat dimake up semua aman kecuali hijabku, aku sangat tidak nyaman
dengan hijabku sampai dua kali dibongkar dan yang ketiga kali aku yang pasang
sendiri. Disitu aku mulai kesal, aku sebel sekali karena dimoment bahagiaku
harusnya aku senang dan bahagia,dan terlihat cantik sesuai dengan pribadiku
tetapi karena hijab tadi aku jadi kurang semangat.
Pukul 06.00 pagi kami berangkat, aku masih saja dengan muka
cemberutku itu. Tetapi bunda bilang sabar ya riaa, dia memang bukan pinata
hijab, sabar yaa, ini kan udah cantik yang kau buat, “kata bundaku”. Yasudah,
aku dengarkan apa yang dibilang oleh bundaku, tibalah kami dikampus wah sudah
ramai sekali, parkiran juga sudah tidak ada karena sudah jam 07.00 lewat kami
sampai.
Tiba didalam gedung aku temui tempat semalam pada saat gladiresik
mana tau teman-temanku disitu ternyata benar, mereka disitu. Karena mulai acara
jam 8 aku permisi kekamar mandi, mungkin agak sedikit stress kali yak perutku
heeheheh boker dulu sebentar. Sebenernya ribet banget tau nggak boker pake
wiron jawa. Tapi ya bisalah…
Sampai ditempat dudukku tadi, aku pun minta kepada temanku yang
memang dia sedikit pintar dalam bidang merias dan taraaa terlihatlah seperti
apa yang aku mau. Muka sesuai dengan apa yang kuinginkan, ahahhaha…
Aku tidak begitu perduli dengan acara wisuda tersebut karena kami
duduk bukan paling depan, aku hanya melihat tampilan tv kanan dan kiri. Aku
duduk di sebelah Siti Rohimah ada juga Rahmi dan kawan-kawan BKI-2 lainnya
didepanku. Sayangnya Surya Murni tidak duduk didekat kami, dia depan sana. Haha
kami bisa dong foto-foto saat wisuda minus sumur heheh..
Sudah beberapa jam berlalu, acara wisuda pun selesai kira-kira
pukul sebelum jam 12 siang dan ditutup dengan doa, aku pun bergegas menghampiri
keluargaku yang duduk di atas. Ketemu dan sebelum kami keluar kami pun sibuk
untuk menyimpan moment di handphone kami masing-masing, wah begitu banyak yang
wisuda dan mereka pada sibuk mencari keluarga masing-masing, kebayang dong
ramenya gimana ahaaha. Ternyata foto-fotonya belum puas juga, karena aku
ditemani oleh sahabat dekat rumahku si Ziah, jadi dialah yang rela untuk
memfoto-fotoku dan sangat perhatian dan baik sangat saat moment wisudaku,
thanks bro. Selanjutnya setelah kami sibuk foto-foto disitulah aku dengan
bunda, romo dan adikku serta bibikku terpisah, aku tidak tahu kalau mereka
mununggu kami yang sedang sibuk foto-foto, kami pun sibuk mencari kesana
kesini, kami keluar dan berjumpa dengan adekku yang paling ganteng, anak emas. Kami
berusaha untuk menghubungi orangtua dan lagi lagi tidak bisa karena memang
orang sangat padat, kami menunggu ditempat orang keluar dan cuaca sangat panas
sekali, dan kami memutuskan balik kemobil. Sudah beberapa waktu, romo akhirnya
dapat dihubungin mereka langsung ke mobil dan sedikit sedih karena kami
sama-sama mencari, saat aku ajak untuk foto keluarga mereka sudah tidak mau
karena banyak orang dan hari sangat panas.
Alhasil, aku foto sendiri dipapan bunga, adekku dan Ziah hanya
menemaniku foto dan mereka tidak ikut foto didalamnya, ahaha yasudahlah ntar
foto barengnya pas wisuda S2 aja, aammmiiinnn.
Sampai dirumah, sudah jam 3 atau kira-kira ashar karena jalan yang
kami lewati terkena macet, tiba dirumah sudah ramai sekali keluargaku menunggu
dan masak-masak. Kami sambung foto-foto sekeluarga, sangat sederhana yang penting
dilakukan secara bersama itu lebih indah. Itu yang bahagia.
Hpku mati sejak aku mau pulang, ternyata siswaku datang yang dari
sibolangit, dan pas aku coba hubungin mereka sudah pulang, karena mereka tidak
menemukan rumahku dan aku tidak menjemput mereka di Alfamart simpang namorih
karena hpku mati, aku tidak teringat dan mereka tidak bilang sebelumnya akan
datang, tidak hanya mereka yang kecewa aku sangat rindukan mereka, tapi suatu
saat nanti semoga kami bisa ketemu, aammiinnn…
Malam haripun tiba, hujan lebat menhujam… Alhamdulillah, ini rezeki
yang diberikan Allah kepada kami, aku berharap wirit bapak-bapak dan remaja
dapat berjalan lancar dan ramai yang datang walaupun hujan. Sebelum maghrib,
tamu pertamaku datang yaitu Ridha,, dia teman sekolahku semasa SMA dia bersama
adiknya yang rumahnya dituntungan, kami cerita banyak dan setelah itu temanku
saat aku pergi ke jawa dan bali, si Zulfa. Wah mereka memberikan sesuatu yang
istimewa menurutku, aku bahagia sekali.. sudah mau ishya Ridha pulang karena wirit
bapak-bapak segera dimulai aku dan Zulfa berada dalam kamarku, kami
cerita-cerita sekalian dia mau ngirim foto-foto kami kemaren saat dijawa dan
bali.
Aku heran, teman-teman remajaku mana semua.. kan hujan semakin reda
mereka kenapa belum datang, aku sedih juga. Setelah wirit selasai aku keluar,
dan aku kedapur, taraaaaaaaaaaaaaa ternyata sahabatku semua ikut wirit dan ada
didapur ramai juga, aku sangat senang sekali. Ya meskipun banyak minus yang aku
suruuh datang pada ga datang, ya tetap berperasangka baik saja, mungkin memang
tidak bisa. Tetapi aku salut sama sahabatku orang pertanen, mereka demi foto
denganku yang sudah lelah dan belepotan tetap datang menunggu reda hujan,
kira-kira jam 10 kurang, wah mereka tamu penutupku empat orang cowok-cowok kece,
aku salut dengan mereka, malam pun semakin larut setelah mereka pulang aku pun
sibuk membereskan semuanya dan aku packing lagi untuk keberengkatan ku besok
kepadang, sungguh luar biasa lelahnya, besok bangun jam 3 pagi untuk siap-siap
kebandara. Haaahaaa rasanya sangat lelah, tetapi untuk masa depanku aku tetap
semangat dan kuat.
Begitulah kisah wisudaku, yang kurang berkesan dan yaa lumayan
berkesan jugalah. Semoga wisuda S2ku nanti yang datang lebih ramai lagi,
sekalian kalau bisa dengan pesta pernikahanku hehehe ngarep gakpapa yakan..
wkwk















Tidak ada komentar:
Posting Komentar