Rabu, 31 Mei 2017

Jangan Engkau Mati kecuali dalam keadaan Muslim

Segala puji bagi Allah, kepada-Nya kita memuji, memohon pertolongan dan ampunan. Kepada-Nya kita memohon perlindungan agar dijaga dari keburukan jiwa dan perbuatan. Orang yang memperoleh hidayah Allah tidak akan tersesat dan orang yang disesatkan Allah tidak ada orang yang dapat memberi petunjuk kepadanya.
Saya bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang haq untuk disembah selain Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul-Nya.
Allah berfirman:
Keluarga 'Imran ('Āli `Imrān):102 - Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.

Wanita (An-Nisā'):1
Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

Golongan-Golongan yang bersekutu (Al-'Aĥzāb):70 - 71
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

Selanjutnya, bahwa perkataan yang paling benar adalah kitab Allah, sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Saw, seburuk-buruk masalah adalah masalah yang diada-adakan. Semua yang diada-adakan adalah bid'ah, semua yang bid'ah sesat dan semua yang sesat akan membawa ke Nekara.

Pembukaan khutbah ini selalu diucapkan Oleh Nabi Muhammad Saw dan para sahabatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar