Kamis, 08 September 2016

PUASA TARWIYAH DAN AROFAH, MENGENANG KETAATAN NABI IBRAHIM.

Assalamu'alaikum Wr Wb Saudaraku yang InsyaAllah diMuliakan ALLAH SWT.

Nabi Ibrahim 'alaihi sallam, adalah salah satu Utusan ALLAH SWT yang diberikan banyak Ujian berat.
Dari mulai dibakarnya beliau oleh Raja Namrud, hingga tidak diberikannya keturunan.

Namun beliau tetap patuh dan taat menyembah ALLAH SWT, Sang Pencipta Manusia dan Alam Semesta.

Sampai2 beliau bernazar, andaikan ALLAH SWT Memerintahkan untuk menyembelih anaknyapun akan beliau lakukan.

Karena itulah ALLAH SWT kembali menguji Keteguhan Imannya.

Pada malam 8 Dzulhijjah, Nabi Ibrahim a.s bermimpi, mendapat perintah untuk menyembelih Putranya, Nabi Ismail a.s.

Untuk memastikan bahwa mimpinya adalah Perintah ALLAH SWT (bukan dari setan), pada tgl 9 Dzulhijjah beliau berdoa, Dan mendapatkan petunjuk bahwa Perintah tsb. benar2 dari ALLAH SWT.

Puasa Tarwiyah dan Arafah sangat dianjurkan kepada kaum Muslimin yang tidak menjalankan ibadah haji, agar dapat merasakan nikmatnya seperti yang dirasakan para Jama’ah Haji.

Keutamaan puasa sunah Tarwiyah (8 Dzulhijjah) yang bertepatan hari Sabtu, 10 Sept 16, dan Arafah (9 Dzulhijjah), Minggu, 11 Sept 2016 adalah :

1. Puasa Tarwiyah  dapat menghapus dosa satu tahun yang telah lalu.

2. Sedangkan puasa hari Arafah , dapat menghapus dosa dua tahun (1 tahun lalu dan 1 tahun yang akan datang).

Puasa pada hari Tarwiyah menghapuskan (dosa) satu tahun, dan Puasa pada hari Arafah menghapuskan (dosa) dua tahun.
(Diriwayatkan Imam Ad-Dailami, Imam Suyuthi, dan Ibn Hibban)

Semoga kita mampu meneladani Ketaatan Bapak Para Nabi, Nabi Ibrahim 'alaihi sallam dan istrinya Siti Hajar r.ah serta Puteranya Nabi Ismail a.s. Aamiin.

Barakallahu fiikum.

Wassalamu' alaikum Wr Wb.

9 September 2016
8 Dzulhijjaah 1437 H.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar