Tidak terasa, hampir seminggu sudah aku menjadi mahasiswa Pascasarjana UNP. Allah izinkan aku berada disini, ini mmg yg aku inginkan dan Allah kabulkan, tetapi...ternyata seminggu tidak dirumah alias dimedan rasanya gmna gtu, hihi kangen bunda , romo , nina , juan dan sahabatku semua, biasanya setiap hari full day jalan2 kalau ga sm kawan2 dipancur sm kawan2 dikampus, kalau lagi libur dan gada kegiatan kampus. Sekali lagi, mmg ini yg aku mau dan ini lah yg terbaik. Mungkin aku masih memaksakan keberadaanku dimedan saat dipadang, tp semenjak dosenku metopel cerita, selepas dari tempat asal kita tinggalkan dan ikhlaslah menerima dan memasuki budaya dan adat yg baru dimana kita tinggal sekarang.
Dan lagi lagi aku perlu banyak belajar, harapanku dan impianku mmg untuk asmara nusantara berpindah disuatu kota. Tp mau senyaman, mau semahal, mau seenak apapun disini lebih enak mmg dirumahku, pancurbatu city. Walau rumah dan kampungku yg ga seberapa itu. Tapi aku sangat merasa dihargai, diperdulikan dan di terima dgn baik. Aku rindu kalian semua. Semua butuh proses, untuk menemukan teman yg benar benar teman saja masih sulit.
Ya Allah, sahabatku begitu berarti mereka slalu suport, selalu dukung dan kasih motivasi dan masukan. Belum kutemukan saat ini. Tapi aku yakin seiring berjalannya waktu Allah kasih kejutan yg terbaik buatku.
Lagi lagi, semalam dan malam ini aku meneteskan air mata. Bukan karena apa-apa aku cuma rindu. Bundaku yg paling cerewet dan adekku nina temanku berantam dan yg selalu aku gangguin dirumah.
Aku terus teringat, pas aku udah sampe padang aku telfon nina dan dia nangis. Gatau kenapa, ternyata punya adek perempuan itu seru, aku kira cuma punya adek laki-laki aja yg seru, dua duanya adekku seru dan selalu mendukung dan memberi saran sama aku.
Yaa, lagi dan lagi aku bersyukur. Karena masuk kuliah di UNP itu enggak gampang, pertama x masuk kami diberi selamat dari buk dosen muda, dia bilang "Selamat untuk mahasiswa baru yang lulus, karena banyak yg tidak lulus, walau sudah beberapa x mencoba, karena kita atau kampus punya kriteria tersndiri untuk itu" iyapulak karena jurusanku juga Akreditasinya A. Kata buk dosen, kalau kita cuma usaha doang ga berdoa, sholat diawal waktu dan baca sholawat alias usaha dan keberuntungan juga yg bisa mengantarkan kita. Seperti saya ini, ucapnya. Ibu dosen itu masih berumur 33 thn sudah Doktor, ini sangat memotivasiku. Semoga aku bisa mengikuti jejaknya dan kalau bisa lebih. Aammmiinnn.
Pak Prof. Dr. H. Anas Yasin, M.A , dia dosen yang memanggilku dengan sebutan hayati. Dan semua teman2 pada manggil hayati, hihi dosen bahasa inggris ini walau sudah tua masih energik dan semangat. Aku selalu duduk didepan sampai namaku ditulisnya begitu,,, langsung aku abadikan di kameraku. Hihi
Dosen idamanku, guru Besar BK dan pelopor BK di Indonesia yakni pak Prof. Dr. H. Prayitno, M.Sc.Ed, atau yg sering kami panggil pak prayit, yg sangat baik menurutku, begitu senangnya sekarang menjadi dosenku. Ya Allah, kmaren pas dia dimedan pada sibuk aku minta foto dan ttd-nya. Alhamdulillah sekarang udah bisa dihabiskan semua ilmunya wkwk. Kalau pak prof kayaknya ga akan pernah habis memberikan ilmunyaa, dan setiap kata harus tau defenisinya, mmg benar. Bagaimana pendidikan indonesia mau maju, anak-anak Indonesia pengertian Pendidikan aja enggak tau, mau jadi apa? Hahaa betulkan, dimana salah kita. Kita sndiri yang menjawabnya didalam hati kita.
Selain itu, sekarang aku mulai membiasakan berbahasa minang, tp cemana mau dibilang ya, mungkin masih butuh waktu dan perlahan.
Masuk kuliah masih minggu pertama, dan disetiap dosen yang sudah masuk pasti memberikan tugas. Ya namanya juga anak Pascasarjana. Hihihiii....
Semoga 2 tahun dapat kuselesaikan kewajibanku ini. Dan sekalian aku memantaskan diriku dan mempersiapkan diriku untuk masa depan, untuk keluarga, mertua dan calon suamiku nanti yang masih dirahasiakan Allah. Semoga kelak ia akan selalu membuatku bahagia, apapun yang terjadi. Seperti namaku, "Ria hayati" yg diambil dari nama Romoku, Kariadi; dulu pas Romoku kerja dibank aku lahir, hidupku selalu bahagia, enak lah pokoknya, apapun ada. Begitulah cerita bundaku, sampai akhirnya setelah aku umur kurang lebih 3-4thn Romoku kena PHK,. Harapan orangtuaku, dari namaku itu adalah hidup yang selalu bahagia, yang ceria dan selalu tersenyum ikhlas. Semoga....
Aku berusaha untuk mewujudkannyaa bunda dan romoku, semua ini hanya untuk kalian.
I miss you... :-*
Ditunggu ilmunya di Medan
BalasHapus